Sabtu, 15 Desember 2018

Artikel Psikologi Perkembangan

Belajar Melalui Bermain untuk Pengembangan Kreativitas dan Kognitif Anak Usia Dini


     Belajar yang paling efektif untuk Pendidikan Anak Usia Dini/Taman Kanak-kanak adalah melalui suatu kegiatan yang kongkrit dan pendekatan yang berorientasi bermain. Bermain sebagai bentuk kegiatan belajar di Pendidikan Anak Usia Dini/ Taman Kanak-kanak adalah bermain kreatif dan menyenangkan. Froebel dalam Audrey Curtis (1998) mengemukakan bahwa melalui bermain kreatif anak dapat mengembangkan serta mengintegrasikan semua kemampuannya. Anak lebih banyak belajar melalui bermain dan melakukan eksplorasi terhadap objek-objek dan pengalamannya karena anak dapat membangun pengetahuannya sendiri melalui interaksi sosial dengan orang dewasa pada saat mereka memahaminya dengan bahasa dan gerakan sehingga tumbuh menuju secara kognitif menuju berfikir verbal (Bobik et al., 2006).

     Selain itu perkembangan kreativitas dan kognitif anak bisa juga dikembangkan melalui pengembangan bahasa. Tujuan pengembangan bahasa untuk anak usia dini adalah agar anak mampu berkomunikasi dengan orang lain. Komunikasi tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti membaca dan menulis. Dengan demikian, belajar membaca dan menulis sudah dapat diawali sejak usia dini yaitu kesadaran literasi dan eksplorasi dengan lingkungan. Ada beberapa kesiapan yang mempengaruhi anak untuk dapat membaca yaitu kesiapan fisik, kesiapan perceptual, kesiapan kognitif, kesiapan linguistik, kesiapan afektif, dan kesiapan lingkungan. Beberapa kegiatan bermain dapat dirancang pendidik untuk mengembangkan membaca dan menulis permulaan anak disesuaikan dengan tahapan membaca dan menulis dari para ahli (Karli, 2010).

     Masa kanak-kanak adalah masa yang paling membahagiakan dimanaa tidak ada beban yang dipikirkan olehnya, anak-anak lebih suka bermain. Oleh karena itu belajar menggunakan cara bermain dapat membantu anak dalam mengembangkan kreativitas dan kognitifnya. Anak-anak akan lebih ekspresif apabila diajak bermain, anak juga akan lebih berani lebih aktif dan bijak. Anak-anak otaknya masih mudah mempelajari sesuatu contohnya dengan cara meniru orangtuanya atau orang disekitarnya. Anak akan lebih senang apabila di ajak belajar sambil bermain. Anak tidak akan merasa jenuh maupun bosan apabila melakukan hal yang dia suka. Belajar sambil bermain yang bisa dilakukan adalah contohnya seperti, belajar mewarnai hewan atau gambar favoritnya, berhitung sambil bernyanyi, menggambar atau menghias kue dan sebagainya. Sebenarnya banyak lagi cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kreativitas dan kognitif seorang anak sejak dini bukan hanya itu saja. Jadi dalam bermain anak tidak selamanya hanya bermain saja menghabiskan waktunya percuma tapi diiringi juga dengan belajar agar membangun dan memunculkan kreativitas seorang anak. Kreativitas yang dibangun sejak kecil sangatlah penting karena dapat membantu anak memiliki skill dan minat bakat yang bisa ia kembangkan di masa depan nanti. Jadi skill tersebut dapat membantu seorang anak menjadi orang yang berguna di masa yang akan datang nanti.





 DAFTAR PUSTAKA

Bobik, P., Boschini, M. J., Gervasi, M., Grandi, D., Kudela, K., & Rancoita, P. G. (2006). Primary helium cr inside the magnetosphere: A transmission function study. Astroparticle, Particle and Space Physics, Detectors and Medical Physics Applications - Proceedings of the 9th Conference, 909–916.

Karli, H. (2010). Membaca dan Menulis untuk Anak Usia Dini melalui Aktivitas dan Permainan yang Menyenangkan, (15).

28 komentar:

  1. Good 😍😍😍

    BalasHapus
  2. Materi yang bagus...Mangatsss keke ��

    BalasHapus
  3. Materi nya bagus dan sangat membantu. Terus berkarya keeee 😍

    BalasHapus
  4. Ohh jadi begituu.. Bagus sekali artikelnyaa bisa menambah wawasan kita hehehe

    BalasHapus
  5. Wah,sangat membantu terima kasihπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  6. Terimakasih informasinya, tulisannya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  7. Im so proud of you❤️terus berkarya syg❤️

    BalasHapus
  8. Jadi teringat masa SD, masa ketika masalah terberat adalah PR matematika πŸ˜‚.

    BalasHapus
  9. mantap ke, buat yg belum begitu paham jadi lebih paham lagi!

    BalasHapus
  10. Terimakasih informasinya. Topik pembahasan sama seperti yang aku bahas. Tentang kreativitas anak. Wah wah

    BalasHapus

PowerPoint Dasar-Dasar Biologis Perilaku

Semoga bermanfaat ya ^-^